BANDARA JUANDA BERHASIL RAIH EMPAT PENGHARGAAN

“Bandar Udara (Bandara) Juanda Surabaya berhasil meraih empat penghargaan baik dari dalam dan luar negeri, keberhasilan tersebut tidak lepas salah satunya adanya dukungan pihak TNI Angkatan Laut khususnya dalam aspek pengamanan operasional objek vital bandara”, demikian diungkapkan oleh General Manager (GM) Bandara Juanda Surabaya yang dijabat oleh salah satu perwira menengah TNI AL Kolonel Laut (P) Heru Prasetyo, Senin (24/09).

Lebih lanjut menurutnya, Bandara Juanda yang di bawah pengelolaan Angkasa Pura I yang lokasinya berada satu wilayah dengan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), sehingga TNI AL mendukung penuh keberadaan Bandara tersebut terutama dalam aspek pengamanan lingkungan Bandara dari segala gangguan, mengingat Bandara merupakan objek vital negara.

Keempat penghargaan yakni, pertama Penghargaan ICSB Indonesia Presidential Awards dalam kategori Business Practisioner, diberikan pada 7 Agustus 2018, oleh International Council For Small Business dan Markplus Inc. Pemberian penghargaan kepada Perusahaan yang menaruh perhatian pada pengembangan UKM di Kabupaten Sidoarjo yang didukung melalui kegiatan CSR Perusahaan.

Kedua, penghargaan Bandara Tepat Waktu se-Asia Tenggara, diberikan berdasarkan Laporan OAG Bulan Agustus 2018, oleh Lembaga Analisis Penerbangan OAG, yakni sebuah lembaga analis perjalanan udara terkemuka di Inggris. Pada laporan terbaru OAG di Bulan Agustus, kinerja On Time Performance (OTP) Bandara Juanda dinilai sebesar sebesar 93.7%, posisi ke dua oleh Bandara Don Mueang Bangkok (83.9%) dan Bandara Changi Singapura (82.8%) di tempat ketiga.

Penghargaan ketiga sebagai Bandara ketiga terbaik dunia dengan kategori 15-25 juta penumpang per tahun – Airport Service Quality (ASQ) 2017, diberikan pada 12 September 2018 oleh Airports Council International (ACI). ASQ sendiri merupakan hasil survey kepuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan oleh bandara. Survey dilakukan kepada +/- 600 ribu orang pengguna jasa bandara dari 340 Bandar Udara yang berpartisipasi di 85 negara.

Dan yang keempat, Penghargaan Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Tahun 2018 Kategori Pelayanan Prima Madya, diberikan pada 17 September 2018, oleh Kementerian Perhubungan RI. Penghargaan ini Berdasarkan penilaian wakil Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombusdman, Kantor Staf Kepresidenan, Akademisi, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Pengamat Transportasi dan perwakilan jurnalis yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 616 Tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *