TNI AL MENGERAHKAN LIMA KRI DAN DUA KAL BANTU MUSIBAH DI PALU

Jakarta-Mercusuar,- Sejak terjdinya musibah gempa bumi dan Tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, TNI Angkatan Laut secara bergelombang telah mengirimkan unsur-unsur  dan personel membantu mencari korban gempa  dan membantu angkutan dukungan logistik dan relawan.

Menurut Kadispenal Laksamana Pertama TNI Gig Jonais Mozes Sipasulta, M.Mar.Stud., sampai saat ini,  KRI dan KAL yang telah digerakkan dan sedang melaksanakan operasi bantuan kemanusiaan yakni KRI Makasar-590, KRI Ahmad Yani-351, KRI Soeharso-990, KRI Layang-805,  KRI Surabaya-591 dan Kapal Angkatan Laut (KAL) Birang dan KAL Suluh Pari.

Bantuan TNI AL dimulai sejak awal saat informasi gempa dan tsunami terjadi, unsur-unsur  TNI AL yang dulu bergerak berasal dari Pangkalan Utama  Angkatan Laut (Lantamal ) VI Makasar yakni  KAL Birang dan KAL Suluh pari yang membawa bahan-bahan bantuan kontak serta personel  mariner Bataliyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhalan) Makasar lewat jalur darat. selain itu juga pasukan Bataliyon Kesehatan Marinir yang berangkat dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU yang berada dibawah kendali Panglima TNI.

Saat ini, Prajurit Yonmarhanlan VI Makasar yang sudah berada di Palu sudah bergabung dengan Tim SAR lainnya melaksanakan evakuasi korban di seputaran Pantai Talise Palu dan melaksanakan bantuan pembersihan dan penyiapan perlengkapan evakuasi dan  membantu penyiapan dermaga Pantoloan untuk kapal KRI Makasar, KRI Makasar sudah sandar di dermaga Pantoloan dan melaksanakan debarkasi personel TNI AD dan Polri yang diangkut dari Makasar. Selanjutnya KRI akan ke Makasar membawa para pengungsi yang jumlah sekitar 1267 ke Makasar.

Sementara itu hari ini, KRI Ahmad Yani berangkat dari Makasar dengan membawa personel  relawan dan tenaga medis sebanyak 106 orang dan rencana tiba di Palu sore hari ini.  KAL Birang berangkat dari Lanal Mamuju menuju Palu dengan membawa sekitar 3 truk bahan kontak. Sedangkan KAL Suluh Pari sudah berada di dermaga membawa 18 dokter dan bahan kontak sebanyak 3 truk.

Sedangkan  KRI Dr. Suharso sedang melaksanakan pelayaran  membawa Tim kesehatan menuju Palu dan  KRI Surabaya sedang melaksanakan embarkasi bahan bantuan dan personel marinir tambahan sebanyak 100 orang. KRI Surabaya akan menuju Banjarmasin dan Balikpapan terlebih dulu untuk menjemput sebanyak  2 Satuan Setingkat Kompi (SSK)  Yonzipur-17 dan 1 SSK Denzipur-8 Kodam VI/MLW beserta alkap menuju Palu.

 

Selain itu, TNI AL juga mengerahkan hellikopter jenis  Helly HS 4027  untuk melaksanakan survey drop zone di titik-titik  pengungsi di  daerah- daerah  yang belum terjangkau. sebanyak 11 titik  telah disurvey yakni di BTN Lasoani Atas , Kayumaboko ,  Kaleleya,  Jalan Bali 1  Kelurahan Silae , Lapangan bola, pemandian Winners., Jalan Asam 2 Palu Barat sekitaran lorong 6, Perumahan Dosen Untad  khususnya blok A dekat dengan kampus BTN Silae, Jalan    luwuk 2 Desa Wani Dua,  BTN Pengawu, Jalan Keramik,  BTN Green Forest,  Kelurahan Tipo kecamatan Ulu   Daerah Panorama.

Di Makasar TNI AL telah mendirikan Posko Bantuan tempatnya Lantamal VI Makasar tujuannya untuk memudahkan  menghimpun bantuan dari berbagai instansi yang selanjutnya bantuan tersebut dibawa kewat laut menuju Palu. Barang Bantuan telah dibawa ke Palu menggunakan KRI Makasar, KRI Layang, KRI Ahmad Yani dan Kal Birang dan Kal Suluh Pari. (Ask)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *