TERDAKWA NARKOBA TANGKAPAN KRI SIGUROT-864 JALANI PERSIDANGAN

Batam, Mercusuar,- Empat orang terdakwa penyelundup narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.037 ton di perairan Indonesia dengan menggunakan Kapal ikan Sunrise Glory/Sundeman 66 yang ditangkap KRI Sigurot-864 pada februari 2018 lalu, mulai menjalani sidang pada Kamis (29/11), bertempat di Ruang Sidang Utama Kusuma Atmaja Gedung Pengadilan Negeri kota Batam.

Dalam persidangan tersebut, Ketua Majelis Hakim Muhammad Chandra S.H., M.H., menyatakan bahwa, para terdakwa yang merupakan warga negara Taiwan, terbukti menyakinkan dan bersalah, melanggar pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Keempatnya dijatuhkan vonis hukuman antara lain Cheng Cu Nan, (Nahkoda), Cheng Chin Tun  ( juru masak),  Hsieh Lai Fu  (ABK kapal) di vonis hukuman mati, sedangkan Huang  Chin And  (juru mesin) divonis hukuman seumur hidup.

Seperti yang pernah diberitakan, unsur TNI AL KRI Sigurot-864 dari Satrol Lantamal IV Tanjungpinang telah berhasil mengamankan Kapal MV Sunrise Glory/Sundamen 66 ‎yang membawa narkoba seberat 1.037 kg jenis sabu di Selat Philip, tepatnya di perbatasan Indonesia dengan Singapura pada februari 2018.

Keberhasilan tersebut atas informasi yang diterima dari intelijen TNI AL, serta sinergitas dan kerja sama yang baik antara TNI AL, dengan institusi lainnya seperti Badan Narkotika Nasional, Polri, serta Bea dan Cukai. (Ask)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *