Puma Screenshot 20260116 144201 TikTok

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan Erwin Asmadi bungkam alias tutup mulut terkait dengan penyelesaian hutang Pemda Bangka Selatan kepada pihak ketiga pelaksana pengadaan wahana permainan Bianglala di Simpang Lima Toboali Tahun 2024 lalu.

“Padahal fungsi pengawasan eksekutif itu ada di tangan para legislatif atau DPRD wilayah setempat,sayang tidak dapat berfungsi dengan baik dan benar,entah apa sebabnya,”kata salah satu masyarakat Toboali Anwar kepada wartawan di Toboali,Jumat(16/1) siang.

Ia mengatakan kalau wakil rakyat sudah diam tidak bersuara jangan harap pembangunan di daerah ini dapat maju dan baik sesuai harapan warga.

“Kalau dewan diam sudah tidak salah lagi slogan 4D yang biasa disebut datang duduk diam duit terjadi di daerah ini,”kata dia.

Menurut dia bila ketua DPRD Bangka Selatan hingga satu bulan ini tidak bersuara atau bekerja sesuai tugas dan fungsi maka secara diam-diam dirinya mempersilahkan rakyat kecil bertindak di luar ruang rapat istimewa.

“Kalau sampai tidak bersuara artinya secara tidak langsung para pihak legislatif mengajak rakyat langsung yang bertindak,”ujarnya.

Dirinya berharap pihak DPRD Bangka Selatan segera bertindak terkait dengan hutang proyek pengadaan wahana permainan yang telah memungut retribusi bagi daerah ini.

“Jangan sampai uang retribusi diambil tapi alat Bianglala dari negeri cina itu belum di bayar kepada pihak ketiga,haram kita makan uangnya,”kata dia.(Tim Mr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *