Site icon

DPRD Bangka Selatan Minta BPOM Klarifikasi Hasil Temuan Berbahaya Pada Terasi Toboali

IMG 20251127 WA0017 1

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan Rusi Sartono meminta pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan klarifikasi terkait dengan pernyataannya tentang adanya bahan berbahaya pada terasi Toboali beberapa hari lalu.

“Kami minta pihak BPOM segera melakukan klarifikasi di beberapa media sehingga pelaku UMKM Terasi Toboali tidak merasa kecewa,”kata Rusi Sartono ketika dikonfirmasi wartawan saat mengunjungi kantor BPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang,Kamis(27/11).

Disampaikannya kedatangan ke kantor BPOM ini karena banyaknya laporan masyarakat dan pelaku UMKM Terasi Toboali yang merasa kecewa atas adanya kandungan bahan berbahaya pada terasi.

“Atas laporan dan aspirasi masyarakat itu,saya bersama beberapa perwakilan pelaku UMKM Terasi dan masyarakat Toboali mengunjungi pihak BPOM untuk meminta keterangan lebih rinci,”katanya.

Menurut Politisi Muda Gerindra ini berdasarkan hasil kunjungan ke beberapa lokasi pelaku UMKM Terasi di Toboali di lapangan tidak ditemukan adanya bahan berbahaya dalam Terasi ini.

“Mereka membuat Terasi dari bahan alami tanpa ada campuran sehingga pernyataan BPOM kemarin sangat melukai hati mereka yang selalu menjaga kualitas terasi Toboali,”kata dia.

Rusi yang biasa disapa Bang Rosi ini mengharapkan kejadian seperti ini anggap saja menjadi pelajaran bagi masyarakat dan pelaku usaha agar tetap menjaga mutu dan kualitas suatu produk.

“Kepada pelaku UMKM Terasi Toboali tetap semangat serta terus berdoa agar hasil panen saat ini menjadi berkah,”harapnya.

Sementara itu Kepala BPOM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Roni Siahan mengatakan saat ini masih menunggu arahan dan siap melakukan klarifikasi terkait pernyataan kemarin.

“Kami masih menunggu arahan pimpinan,seperti apa nanti klarifikasi yang harus dilakukan,nanti kita kasih informasi,”kata dia.(Tim Mr).

Exit mobile version