TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Peristiwa kebakaran di perkebunan sawit Desa Jeriji Toboali Kabupaten Bangka Selatan pada Minggu(13/7) sekitar pukul 12.00 wib menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.
Kebakaran yang diduga terjadi pada Minggu (13/7/2025) itu baru ramai dibicarakan masyarakat pada Senin (14/7), memunculkan berbagai spekulasi mengenai penyebabnya. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah lokasi tersebut terbakar akibat kelalaian, korsleting, atau justru unsur kesengajaan.
Dari informasi lapangan yang dihimpun wartawan kebakaran tersebut menghanguskan satu unit alat berat jenis excavator (PC), satu unit mobil dump truck, serta kamp atau pondok kerja milik perusahaan.
Menurut seorang karyawan perusahaan yang dihubungi wartawan melalui sambungan pesan pada Selasa (15/7) sore, mengonfirmasi kejadian itu, namun mengaku tidak menyaksikannya secara langsung.
“Kurang tahu jelasnya, karena tidak lihat langsung. Cuma informasi dari masyarakat saja, katanya satu unit excavator sama pondok yang terbakar,” ujarnya dalam percakapan singkat.
Karyawan tersebut juga membenarkan bahwa memang terjadi kebakaran di area operasional perusahaan tempatnya bekerja.
“Benar, Bang. Cuma belum tahu apakah dibakar atau terbakar sendiri. Sepertinya ada tim DVI dari Polda ke sana tadi,” sambungnya.
Ia mengaku sedang berada di luar kota saat kejadian berlangsung. “Saat kejadian saya lagi di Pangkalpinang,”jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen perusahaan maupun dari Pemerintah Desa Jeriji. Wartawan masih berupaya meminta konfirmasi untuk mendapatkan kejelasan perihal kronologi, dugaan penyebab kebakaran.

