Home / Headline / Realisasi PAD Basel Dari Salah Satu Sektor Masih Nol Persen

Realisasi PAD Basel Dari Salah Satu Sektor Masih Nol Persen

Screenshot 20250516 123608 Google

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Bangka Selatan,Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini masih nol persen dari sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan memasuki semester kedua Tahun 2025 ini.

“Hal ini menjadi pertanyaan besar,apa sebabnya pendapatan dari sektor itu masih nol rupiah,ada apa ini,”kata salah satu masyarakat Toboali Ani kepada wartawan,Jumat(16/5).

Disampaikannya berdasarkan target yang ditetapkan pada postur APBD 2025 ini,sektor ini ditargetkan sebesar Rp 6.8 M berbeda dengan target tahun 2024 lalu sebesar Rp 8 M.

“Target juga sangat jauh berbeda dari Tahun 2024 lalu dengan selisih hampir satu milyar,”kata dia.

Menurut Ani dengan kondisi yang terjadi saat ini,nampaknya kinerja pemda Bangka Selatan saat ini dalam kondisi mundur dan harus segera dibenahi agar bisa lebih baik.

“Kalau jalan di tempat masih bagus,ini malah mundur sementara Kabupaten lain sudah maju,apa yang terjadi dengan daerah ini,”tanya dia.

Ia mengatakan ada beberapa sumber pendapatan dari sektor hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ini misalnya penyertaan modal di pihak swasta atau BUMD.

“Mungkin sistem penyertaan modal di pemda Basel mengalami perubahan dan sistem sehingga dampaknya belum kelihatan,kita lihat saja nanti,”ujarnya.

Dirinya berharap pemangku kebijakan daerah ini segera melakukan upaya atau solusi dalam memenuhi target dari pendapatan asli daerah ini.

“Semoga dalam waktu dekat ada perubahan penerimaan dalam sektor ini,”harapnya.

Berdasarkan informasi beberapa waktu lalu pemda Bangka Selatan terus mengenjot potensi PAD dengan aksi mengajak seluruh Camat dan Kades wilayah ini dengan cara membentuk satgas PAD dari sektor pajak kepada masyarakat sebagai objek wajib pajak.

Sementara itu Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Bangka Selatan Agus Pratomo belum memberikan keterangan terhadap lemahnya pendapatan dari sektor ini.(Tim Mr).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *