TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Dinas Kesehatan Bangka Selatan akan mengusulkan penambahan anggaran pada Anggaran Biaya Tambahan(ABT) kepada pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) daerah setempat untuk menutupi kekurangan anggaran BPJS masyarakat yang berkurang karena pihak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencoret ribuan PBI BPJS Kesehatan beberapa waktu lalu.
“Nanti kekurangan anggaran kita usulkan pada ABT Tahun 2026 ini,”kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan Agus Pranawa ketika dikonfirmasi wartawan,Jumat(6/2).
Agus mengatakan karena adanya perubahan jumlah PBI dari Provinsi ini maka anggaran yang telah ditetapkan itu akan mengalami kekurangan dan akan ditambah pada ABT 2026 nanti bersama pihak Legislatif.
“Biasanya Pihak Legislatif akan menyetujui penambahan anggaran untuk kesehatan ini,”katanya.
Menurut Agus masyarakat tidak usah panik atau khawatir dengan perubahan ini karena pelayanan kesehatan akan terus dilakukan untuk masyarakat.
“Silahkan berobat ke Rumah Sakit semua sudah ditanggung oleh Pemda,”katanya.
Ia menjelaskan perubahan jumlah PBI BPJS untuk Bangka Selatan ini karena anggaran Dinkes Provinsi juga berkurang sesuai dengan anggaran APBD induk.
“Penambahan jumlah PBI BPJS untuk Bangka Selatan itu terjadi ketika pembahasan ABT Dinkes Provinsi hingga ada penambahan jumlah PBI,”ujarnya.
Ia mengatakan saat ini Bangka Selatan hanya menerima 14 ribu lebih jumlah PBI BPJS dari Provinsi,bagi yang menerima PBI atau tidak tetap dapat mengakses dan berobat di Rumah Sakit daerah ini.
“Masyarakat tetap aman,jangan panik silahkan berobat ke sentra pelayanan kesehatan di daerah ini,”ungkapnya.
Sebelumnya pihak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencoret puluhan ribu PBI BPJS Kesehatan bagi masyarakat Bangka Selatan namun bisa diatasi dengan cepat oleh Pihak Dinkes Kesehatan Bangka Selatan dengan mengusulkan anggaran pada ABT Tahun 2026 ini.(Tim Mr).





