TOBOALI,MERCUSUAR.NET, -Dinas Pertanian,Pangan dan Perikanan Kelautan Kabupaten Bangka Selatan akan membentuk satuan tugas (Satgas) untuk memantau kesehatan dan keamanan hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 ini.
“Dalam waktu dekat kita akan bentuk Satgas untuk memantau kesehatan dan keamanan hewan qurban ini,”kata Kepala Dinas Pertanian,Pangan dan Kelautan Bangka Selatan Risvandika ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Senin(27/4).
Disampaikannya ada beberapa tugas yang akan dilakukan Oleh Satgas untuk memantau kesiapan hewan qurban sebelum diserahkan kepada masyarakat.
“Misalnya melakukan pengecekan ke kandang hewan ternak dan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan itu,”katanya.
Menurut Risvandika selain memantau kondisi kandang ternak,satgas juga akan melakukan pengecekan ke pasar yang menjual hewan qurban agar hewan qurban sudah siap untuk dijual kepada masyarakat.
“Nanti Satgas juga akan melakukan pengecekan ke Mesjid-mesjid sebab ada juga yang melakukan pemotongan hewan qurban di mesjid,jadi akan terus kita kawal,”katanya.
Ia mengatakan pihaknya nanti akan melibatkan dokter hewan serta petugas lain yang tergabung dalam satgas itu.
“Selain dokter hewan ada juga pihak lain yang terlibat dalam satgas itu seperti pihak dari MUI Bangka Selatan,”kata dia.
Ia menjelaskan ada beberapa bagian penting dilakukan pengawasan pada hewan qurban diantaranya yaitu hidung hewan kurban lembab atau berair, matanya dalam kondisi cerah (bening). Kemudian, hewan tersebut memiliki kaki yang tidak bengkok, memiliki kulit yang tidak rontok saat diusap. Serta jika hewan kurban itu jantan, bisa dilihat juga keadaan alat kelaminnya masih sehat,”ujarnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati ketika hendak membeli hewan qurban agar hewan itu layak untuk di qurban dan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Sebab ada beberapa kriteria hewan yang tidak dan layak untuk di qurban,”himbaunya.(Tim Mr).





