TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Dinas Pertanian,Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan menilai semua pemilik sawit yang dicabut di Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di daerah setempat sangat kooperatif ketika dilakukan penertiban.
“Alhamdulillah,hingga saat ini tidak ada kendala dalam proses penertiban kebun sawit yang berada di Kawasan LP2B di Desa Serdang Toboali itu,”kata Kepala Dinas Pertanian,Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Risvandika ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Sabtu(7/3).
Disampaikannya hingga saat ini lahan yang berhasil dipulihkan menjadi lahan tanaman pangan itu sekitar 20 hektare dari ratusan hektar yang telah ditanam dengan tanaman keras sejenis kelapa sawit itu.
“Sampai saat ini sudah ada pencabutan lahan seluas 20 Ha,”katanya.
Menurut Risvandika pihaknya mengalami keterbatasan SDM dalam melakukan penertiban lahan LP2B yang telah ditanam dengan sawit itu namun itu bukan jadi masalah.
“Secara bertahap kita terus lakukan penertiban agar lahan itu dapat digunakan sebagai tanaman ketahanan pangan,”ujarnya.
Ia menjelaskan pihaknya bersama dengan Tim terus melakukan peninjauan ke lokasi yang masuk dalam pengalihan fungsi itu.
“Beberapa lokasi sudah kita tinjau untuk segera dilakukan penertiban,semoga tidak ada halangan atau kendala saat melakukan penertiban,”katanya.(Tim Mr).





