Pedagang Pasar Tradisional Toboali Nilai Rakor Pengendalian Inflasi Hanya Seremonial

Screenshot 20260415 125652 Gallery

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sejumlah pedagang pasar Tradisional Toboali Bangka Selatan menilai Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi hanya sebatas seremonial saja karena kondisi dilapangan tidak menunjukkan perubahan dari rakor itu.

“Hari ini saja nampak pembeli sangat sepi di pasar ini dan bisa dihitung dengan jari artinya daya beli masyarakat turun dan otomatis omzet pedagang juga mengalami penurunan,”kata salah satu pedagang Tradisional di Pasar Toboali Feri Anwar kepada wartawan di Toboali,Rabu(15/4).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya kondisi sepinya transaksi antara penjual dan pembeli ini akibat ekonomi daerah ini sedang tidak baik-baik saja namun belum ada upaya pemerintah mengatasi hal ini.

“Padahal kemarin,infonya sudah melakukan rakor namun kenyataan dilapangan tidak ada perubahan alias biasa-biasa saja,”katanya.

Menurutnya Rakor pengendalian inflasi itu hanya sebatas seremonial tanpa ada aksi nyata padahal jelas sekali rakor membahas mengenai upaya menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.

“Tapi kenyataannya di lapangan masih seperti biasa tanpa ada gerakan atau langkah strategis untuk menjawab persoalan ini,”kata dia.

Senada disampaikan pedagang pasar Tradisional Toboali Winda menyarankan seharusnya pemda segera memberikan langkah nyata dan responsif atas dinamika pergerakan harga dan menemukan kendala di lapangan.

“Agar laju inflasi di daerah ini dapat ditekan,”sarannya.

Dirinya berharap pemerintah daerah Bangka Selatan tidak banyak kegiatan seremonial namun aksi nyata dilapangan agar daya beli masyarakat tidak turun.

“Kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional maupun daerah adalah sinergitas pemerintah pusat dan daerah,dukungan ini harus nyata agar kesejahteraan masyarakat bukan hanya omong kosong belaka,”ungkapnya. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *