TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Harga komoditas unggulan masyarakat Bangka Belitung seperti kelapa sawit dan pasir timah terus dicekik para cukong namun belum ada tindakan nyata dari para pejabat pemangku kepentingan bertindak untuk mencari solusi sehingga timbul pertanyaan masih pantaskah rakyat diam.
“Sudah terjadi di depan mata namun hingga saat ini belum ada pejabat misalnya gubernur dan bupati serta dewan bertindak mencari solusi,”kata salah satu masyarakat Toboali Anwar kepada wartawan di Toboali.
Disampaikannya fenomena ini sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut bagi pemegang kekuasan di daerah ini agar hasil keringat rakyat diberikan jaminan.
“Jangan jadikan rakyat sebagai sapi perahan,dengan segala macam tekanan,”katanya.
Menurut dia pemerintah harus hadir dalam menyelesaikan persoalan ini sebab hasil komoditas ini berasal dari keringat rakyat tanpa ada campur tangan pemerintah.
“Kebun sawit dan lahan tambang itu merupakan hasil kerja keras rakyat tanpa sentuhan pemerintah jadi sebaiknya hasil dari kerja keras itu dihargai dengan baik bukan untuk cekik,”ujarnya.
Dirinya berharap Pemda Bangka Belitung segera bertindak mencari solusi terhadap persoalan harga ini agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.
“Semoga dalam waktu dekat sudah ada niat baik pemda untuk menyelesaikan masalah ini,”harapnya.
Sementara itu salah satu masyarakat lainnya Reza mengatakan apabila fenomena ini terus terjadi tentu akan menimbulkan kemarahan dan kekecewaan bagi masyarakat.
“Jadi sebaiknya para pejabat segera mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini sehingga hasil kerja keras dihargai dengan pantas dan tidak di cekik,”harapnya. (Tim Mr).





