275 Hektar Lahan Gapoktan Desa Jeriji Bersengketa Dengan Perusahaan Sawit

Screenshot 20260517 160455 TikTok

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sebanyak 275 hektar lahan Gabungan Kelompok Tani(Gapoktan) Desa Jeriji bersengketa dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berusaha di daerah setempat.

Kepala Dinas Pertanian,Perkebunan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Risvandika mengatakan akan memanggil kedua belah pihak beserta pemerintah desa Jeriji Toboali.

“Ini sedang kita bahas,untuk penyelesaian sengketa itu,”kata Risvandika ketika dikonfirmasi wartawan terkait aksi Gapoktan warga Desa Jeriji terkait dengan sengketa lahan dengan pihak perusahaan di Toboali,Minggu(17/5).

Dirinya menyampaikan akan memanggil beberapa pihak seperti Gapoktan dan perusahaan ke pemda Bangka Selatan untuk membahas permasalahan itu.

“Rencananya Rabu (20/5) kita panggil ke pemda,”katanya.

Menurut Risvandika untuk mengatasi permasalahan itu akan ada beberapa pihak yang terkait dari pihak pemda selain yang bersengketa.

“Ada beberapa instansi dari pemda yang dilibatkan terkait usaha perkebunan ini yang akan membahas soal sengketa itu,”katanya.

Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu Bangka Selatan Kartika ketika dikonfirmasi mengatakan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu perusahaan yang mana bersengketa dengan pihak Gapoktan itu.

“Tunggu sebentar kita cek terlebih dahulu,perusahaan yang mana karena banyak perusahaan yang berusaha di daerah itu,”kata dia.

Sementara itu Ketua Gapoktan Desa Jeriji belum memberikan keterangan terkait konfirmasi wartawan untuk keberimbangan berita.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *