TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sebanyak 980 nelayan Bangka Selatan telah mengajukan Rekomendasi ke Dinas Perikanan daerah setempat untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Dari 4887 total nelayan Bangka Selatan baru 980 yang selesai mengurus rekomendasi itu,”kata Plt Kepala Dinas Perikanan Bangka Selatan Dedi Yulihardi ketika dikonfirmasi wartawan.
Disampaikannya pihak dinas akan selalu membantu nelayan untuk mendapatkan rekomendasi itu kalau sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Kita siap membantu nelayan untuk mendapatkan rekomendasi yang ditetapkan oleh pihak Pertamina,”kata dia.
Menurut Dedi ada beberapa syarat yang harus dilengkapi oleh nelayan agar surat rekomendasi BBM dapat diterbitkan.
“Untuk kapal yang memiliki mesin dibawah lima GT dapat mengajukan surat persetujuan berlayar di kantor Syahbandar Kabupaten sedangkan diatas itu harus mengajukan ke Syahbandar provinsi,”kata dia.
Dirinya mengatakan selalu melakukan pengawasan dalam penyaluran BBM bersubsidi untuk nelayan ini.
“Pengawasan selalu kita lakukan dalam penyaluran BBM untuk nelayan ini,”kata dia.
Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya telah melakukan koordinasi intensif bersama General Manager Pertamina dan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat guna melakukan penataan ulang serta pembersihan data penerima subsidi.
“Kami berkomitmen bersama Pak GM Pertamina dan juga dari Dinas Kelautan untuk membersihkan dan menata ulang data para nelayan ini,”kata dia.
Didit mengatakan memberikan target waktu maksimal dua minggu agar proses verifikasi ini dapat diselesaikan seluruhnya.
“Langkah pembersihan data ini dinilai krusial agar alokasi subsidi energi dari pemerintah benar-benar tepat sasaran dan langsung menyentuh masyarakat pesisir yang membutuhkan,”ungkapnya.(Tim Mr).






