Dinas Pertanian Bangka Selatan Nilai Persoalan Alih Fungsi Lahan Baru Terjadi

Screenshot 20260729 125712 WhatsApp

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Dinas Pertanian dan Pangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan menilai persoalan alih fungsi hutan di daerah Bendungan Mentukul dan Desa Serdang Toboali baru terjadi sejak adanya transaksi jual beli lahan oleh orang tak dikenal.

“Peristiwa alih fungsi lahan di Desa Serdang itu belum lama terjadi,”kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bangka Selatan Risvandika ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Rabu(29/7).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya alih fungsi lahan ketahanan pangan itu terjadi ketika adanya transaksi jual beli oleh para penjual yang tidak jelas identitasnya.

“Kejadiannya sejak lahan-lahan yang dijual oleh penjual yang tidak jelas identitasnya,”kata dia.

Menurut Risvandika pihaknya akan mengambil tindakan dengan beberapa langkah strategis seperti melakukan koordinasi dengan pihak APH dan pihak BWS serta Dinas PU.

“Selain itu juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kementerian pertanian terkait dengan program rehabilitasi sawah dan bantuan alsintan,”kata Risvandika.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Batang Desa Serdang Heri mengatakan peristiwa alih fungsi lahan itu sudah terjadi hampir enam hingga tujuh tahun lalu dan ada juga yang baru.

“Nampaknya terjadi pembiaran oleh Pemda setempat kalau tidak percaya silahkan cek ke lokasi,”kata dia.

Dirinya berharap pihak Pemda Bangka Selatan tidak tutup mata dengan kejadian ini karena lahan ini merupakan lahan ketahanan pangan bagi masyarakat kami.

“Semoga pihak pemda Bangka Selatan segera menyelesaikan persoalan ini,agar program ketahanan pangan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan baik di daerah ini,”harapnya. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *