15 Tambak Udang di Bangka Selatan Tumbang,Biaya Produksi Jadi Beban

Screenshot 20260903 122305 TikTok

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Industri tambak udang di Kabupaten Bangka Selatan mulai menghadapi tekanan serius. Dari puluhan usaha yang sebelumnya beroperasi, sebanyak 15 unit tambak udang kini berhenti beroperasi akibat tingginya biaya produksi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Selatan Dedi Yulihardi mengatakan dari total sekitar 45 unit usaha tambak udang yang terdata di Bangka Selatan, kini hanya 30 unit yang masih aktif beroperasi.

Bacaan Lainnya

“Dari 45 unit usaha tambak udang di Bangka Selatan, hanya 30 unit yang masih aktif beroperasi,” kata Dedi ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Kamis(3/9).

Disampaikannya pihak dinas terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha tambak udang ini agar dapat lebih berkembang.

“Pembinaan telah kita berikan dengan metode yang tepat dan sesuai kepada para pelaku usaha tambak udang ini,” ujarnya.

Tak hanya pembinaan, pemerintah daerah kini juga melakukan pendataan dan pemutakhiran Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) bagi pelaku usaha tambak udang, khususnya di Desa Pasir Putih dan Desa Tukak.

Dedi mengatakan pendataan tersebut penting untuk mengetahui secara lebih jelas kondisi dan keberadaan pelaku usaha perikanan budidaya di Bangka Selatan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendataan dan pemutakhiran informasi pelaku usaha perikanan,” katanya.

Menurut Dedi data yang diperoleh nantinya dapat menjadi dasar pemerintah dalam menyusun perencanaan program pengembangan sektor perikanan ke depan.

“Dengan memberikan pembinaan dan pelayanan serta pengembangan usaha perikanan budidaya tambak udang di daerah ini,” ujarnya.

Dirinya berharap pendataan tersebut mampu menggambarkan potensi sekaligus kondisi nyata para pelaku usaha tambak udang. Dengan demikian, pembangunan sektor perikanan budidaya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Semoga dengan pendataan ini muncul inovasi untuk mengembangkan sektor usaha perikanan budidaya, khusus tambak udang ini,” harapnya.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *