TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Lelang Terbuka pengelolaan wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide di kawasan wisata Simpang Lima Toboali Kabupaten Bangka Selatan dilakukan lelang kembali karena belum ada peserta.
“Lelang pertama belum ada peminat hingga dilanjutkan lelang kedua,”kata Kepala Dinas Pariwisata,Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan Evi Sastra ketika dikonfirmasi wartawan.
Disampaikannya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi para peserta yang hendak mengikuti proses lelang seperti pengalaman kerja dan memiliki badan hukum.
“Lelang kembali dibuka mulai Senin, 2 November hingga Jumat, 6 November 2026, Proses pendaftaran dan seleksi dilaksanakan secara langsung (non-elektronik) melalui Sekretariat Panitia Seleksi,”katanya.
Menurut Evi Sastra nilai lelang untuk mengelola wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide itu dibuka dengan harga sebesar Rp594.070.000,00 per tahun.
“Nilai itu ditetapkan berdasarkan hasil penilaian Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),”ujarnya.
Ia mengatakan calon mitra juga harus menyatakan kesanggupan untuk menaati seluruh ketentuan dalam perjanjian kerja sama melalui surat pernyataan bermeterai.
“Pihak pengelola wahana wajib melakukan pembayaran melalui Bendahara Penerimaan sesuai dengan kesepakatan,”katanya.
Dirinya berharap dalam waktu dekat sudah bisa diumumkan pemenang lelang pengelola kawasan wisata Simpang Lima Toboali yang memjadi ikon wisata daerah ini.
“Semoga dalam waktu dekat sudah ada pemenang lelang pengelola Wahana permainan Bianglala dan Rainbow Slide di kawasan wisata Simpang Lima ini,”harapnya.
Sementara itu salah satu masyarakat Toboali Aisah menyarankan pihak Pemda membentuk Unit Pengelola Tehnis (UPT) untuk mengelola kawasan wisata ini.
“Sebab kalau terlalu lama dibiarkan maka wahana permainan dari besi ini bisa mengalami kerusakan,”sarannya.(Tim Mr).






