Ketua Koni Bangka Selatan Minta Pengurus Baru PBSI Jaga Tradisi

Screenshot 20260429 143156 Facebook

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Ketua KONI Bangka Selatan Andri Fahrial meminta kepada pengurus baru Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) daerah setempat agar menjaga tradisi sebagai penyumbang medali dalam setiap event kejuaraan bagi daerah ini.

“Saya dulu juga lahir dari PBSI. Dari Porprov 2006 sampai 2023, bulutangkis selalu menyumbang medali untuk Bangka Selatan. Ini tradisi yang harus dipertahankan,”kata Andri usai acara Pelantikan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Gedung Sekretariat Koni Bangka Selatan,Rabu(29/4).

Bacaan Lainnya

Dirinya memastikan KONI akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet, tidak hanya untuk PBSI, tetapi juga seluruh cabang olahraga lainnya.

“Kami berharap kepengurusan baru ini bisa membawa PBSI lebih berprestasi lagi, tidak hanya di Porprov, tapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,”harapnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengkab PBSI Bangka Selatan yang baru dilantik, Fahrorozi, menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk mengangkat kembali marwah bulutangkis di daerah.

“Ini bukan soal jabatan, tapi ini soal pengabdian. Bulutangkis adalah kebanggaan kita, dan sekarang tugas kita menjaga sekaligus meningkatkannya,” tegas Fahrorozi.

Ia langsung membeberkan tiga fokus utama kepengurusan ke depan, yakni pembinaan atlet usia dini di seluruh kecamatan, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta pencapaian prestasi di berbagai ajang.

“InsyaAllah target kita di Porprov 2026 nanti, PBSI Bangka Selatan minimal harus menyumbang dua medali emas. Ini bukan sekadar target, tapi komitmen yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Fahrorozi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, PBSI provinsi, klub, hingga orang tua atlet.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. PBSI harus menjadi rumah bersama untuk mencetak juara,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum PBSI Bangka Selatan, Gusti Randa, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus bekerja dengan ritme yang terukur dan berorientasi hasil.

“Kita tidak ingin hanya ramai di awal. Yang kita bangun adalah sistem pembinaan yang berkelanjutan. Atlet harus dipersiapkan dari sekarang, dengan pola latihan yang terarah dan kompetisi yang rutin,” kata Gusti Randa.

Ia juga menekankan bahwa target dua emas bukan sekadar angka, melainkan simbol keseriusan dalam membangun prestasi.

“Target itu realistis kalau kita kerja serius. Kita ingin PBSI Bangka Selatan tidak hanya berprestasi di daerah, tapi juga mampu menembus level nasional bahkan lebih tinggi,”ungkapnya.

Nampak hadir dalam acara pelantikan itu diantaranya Ketua Umum Pengprov PBSI Bangka Belitung Johan Daniel dan Ketua KONI Bangka Selatan Andri Fahrial serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Evi Sastra. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *