Masyarakat Minta Legislatif Babel Tentukan Sikap Dampak Polemik Gubernur dan Wakilnya

Screenshot 20260317 104946 Chrome 2

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sejumlah masyarakat Toboali Kabupaten Bangka Selatan meminta para anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera bertindak atau bersuara terkait dengan polemik atau kemelut yang terjadi antara Gubernur dan Wakilnya saat ini.

“Sudah saatnya Wakil rakyat bersuara mengenai persoalan pasangan Gubernur dan Wakilnya yang sedang menghadapi persoalan hukum,”kata salah satu masyarakat Toboali Susanto kepada wartawan di Toboali,Selasa(17/3).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya dengan adanya persoalan hukum yang terjadi antara Gubernur dan Wakil ini membuat sejarah baru di Negara Indonesia ini dan sangat menyayat hati kami masyarakat Bangka Belitung.

“Ini merupakan peristiwa yang sangat kelam bagi masyarakat Bumi Serumpun Sebalai yang cinta damai selama ini,”katanya.

Menurut salah satu masyarakat Toboali yang lain Ahmad mengatakan sudah saatnya para wakil rakyat bersuara untuk mengatasi permasalahan ini jangan dibiarkan menjadi berlarut-larut sehingga dapat menyebabkan roda organisasi di Pemprov Babel tidak berjalan dengan baik.

“Bagaimana mau ngurus rakyat kalau dua orang pimpinan tinggi di Babel ini tidak akur,kami tidak mau menjadi anak terlantar di negeri ini,”katanya.

Ia mengatakan bila dalam waktu dekat tidak ada suara atau tindakan para perwakilan rakyat ini maka tidak menutup kemungkinan rakyat jelata yang akan turun tangan mengatasi masalah ini.

“Bila tidak ada niat atau rencana para wakil rakyat yang duduk di Lembaga Legislatif itu bertindak maka rakyat jelata yang harus turun tangan dengan cara tradisional namun tetap profesional,”kata dia.

Ia menjelaskan persoalan pelaporan Wakil Gubernur kepada Gubernur ini sangat miris sekali dan memalukan seluruh masyarakat Babel yang cinta damai selama ini.

“Malu kita kalau persoalan dua Kepala Daerah di Babel ini sudah saling lapor dan menghadapi persoalan hukum,apa kata masyarakat Indonesia di provinsi lain,”ujarnya.

Dirinya berharap lembaga Legislatif segera bertindak dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam menjaga marwah daerah yang kita cintai ini.

“Semoga para Legislatif tidak memanfaatkan keadaan ini dengan pandangan politik mari bertindak sesuai dengan aturan dan mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang negara kita,”harapnya.

Persoalan hukum yang sedang terjadi saat ini adalah mengenai laporan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hellyana melaporkan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani kepada pihak Kepolisian Polda Babel pada Senin(16/3) karena diduga melanggar Undang-undang ITE.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *