TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Ribuan pelanggan UPT PAM Bangka Selatan diharapkan dapat bersabar karena pergantian mesin yang rusak baru bisa dilakukan pada anggaran biaya perubahan APBD Tahun 2026 ini.
“Tahun kemarin ada dua mesin yang beroperasi saat hanya satu mesin sehingga kita gunakan sistem buka tutup,”kata Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan Elfan Rulyadi ketika dikonfirmasi wartawan.
Ia mengatakan untuk kembali pada dua mesin,pihaknya akan mengajukan anggaran pada Anggaran Biaya Perubahan Tahun 2026 ini.
“Anggarannya sedang kita siapkan pada sidang anggaran perubahan nanti,”kata dia.
Menurut Elfan dengan sistem buka tutup para pelanggan setia UPT PAM pasti mendapatkan layanan air bersih namun tidak lancar seperti tahun kemarin.
“Sebab bila konsumen atau pelanggan PAM membuka air secara bersamaan maka air yang keluar hanya sedikit oleh sebab itu kita pakai sistem buka tutup,”ujarnya.
Dirinya menjelaskan gangguan distribusi tidak terjadi pada seluruh pelanggan namun hanya terjadi pada beberapa wilayah saja.
“Misalnya wilayah Mayor Munzir menuju kampung Lalang Tunu,”ujarnya.
Sementara itu salah satu masyarakat Toboali Hamsan menyarankan para pelanggan UPT PAM agar dapat bersabar sebab proses pergantian mesin baru tidak lama lagi.
“Sebentar lagi sudah ABT dan para Wakil Rakyat pasti setuju perubahan anggaran itu karena untuk melayani masyarakat,”harapnya.(Tim Mr).






