Dinkes Bangka Selatan Hadapi Kendala Deteksi Kelompok LGBT

Screenshot 20260806 145803 Chrome

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,– Dinas Kesehatan,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan mengakui menghadapi kendala dalam mendeteksi penyebaran kelompok LGBT di daerah setempat.

“Kelompok masyarakat ini cenderung tertutup, sehingga petugas kesehatan harus melakukan pendekatan persuasif dan edukasi,”kata Kepala Dinas DKPPKB Bangka Selatan Agus Pranawa kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Disampaikannya untuk melacak penularan lebih luas, Dinkes memanfaatkan pasien yang sudah terdeteksi untuk membantu mengajak rekan-rekan di komunitasnya agar mau memeriksakan diri.

“Secara akumulatif, total warga yang terdaftar mengidap HIV di Bangka Selatan hingga Juli 2026 mencapai 93 orang,”katanya.

Menurut dr. Agus seluruh pasien yang terdata tetap menerima pengobatan rutin dan pendampingan medis sesuai standar operasional yang berlaku.

“Pengobatan rutin kita lakukan,”kata dia.

Ia mengatakan selain fokus pada penanganan kasus pada kelompok LGBT, tindakan preventif juga diperluas ke sektor lain.

“Petugas kesehatan rutin menggelar pemeriksaan berkala dua kali setahun di kawasan lokalisasi,”ujarnya.

Ia menjelaskan edukasi sejak dini juga digencarkan ke sekolah-sekolah dengan memanfaatkan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk membentengi para pelajar dari perilaku berisiko penularan HIV.

“Program pemeriksaan (screening) dan edukasi pada kelompok rentan tetap rutin kita lakukan,agar penyebaran penyakit ini dapat di cegah,”ungkapnya.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *