TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bangka Selatan Kamarudin berharap pihak Badan Keuangan Daerah (Bakuda) mengejar sumber-sumber pendapatan daerah agar arus kas daerah berjalan dengan baik.
“Bakuda harus terus mengejar sumber pendapatan dari Dana Transfer Pusat dan rencana Pendapatan dari PAD yang sampai saat ini belum mencapai 50 persen,”kata Kamarudin ketika dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp pada Rabu(8/7).
Dirinya menyampaikan terkait dengan informasi dari media terjadinya kekosongan Kas daerah apalagi sampai terjadi defisit merupakan hal yang sebenernya sulit terjadi.
“Karena ada dana yang tiap hari langsung masuk ke rekening kas daerah yaitu salah satunya dana Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),”kata dia.
Menurut Politisi muda partai Demokrat memasuki semester dua sudah banyak anggaran yang harus dipergunakan untuk pembangunan daerah dan pelayanan publik.
“Maka Bakuda harus proaktif untuk mencari sumber permasalahan sehingga tidak terjadi keterlambatan transfer keuangan daerah,”kata Kamarudin.
Sementara itu Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Eddy Supriadi mengatakan kosongnya kas daerah merupakan alarm kegagalan tata kelola keuangan daerah.
“Kosongnya kas daerah ini bukan sekadar persoalan minimnya pendapatan.Daerah tetap dapat mengalami krisis kas meskipun memiliki APBD besar apabila perencanaan, pengendalian belanja, dan manajemen arus kas dilakukan secara tidak cermat,”kata Eddy ketika dikonfirmasi wartawan.
Disampaikannya secara teknokratik, kondisi ini menunjukkan lemahnya kualitas proyeksi pendapatan, pengendalian belanja, serta manajemen likuiditas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“APBD bukan hanya dokumen anggaran, tetapi instrumen untuk menjaga keberlangsungan pelayanan publik. Jika kas kosong hingga mengganggu pembayaran kewajiban pemerintah, berarti fungsi pengendalian fiskal tidak berjalan optimal,”katanya. (Tim Mr).






