Ketika Pensiunan ASN Mulai Pecah Kebisuan Organisasi

Screenshot 20260303 134710 X

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sejumlah pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangka Selatan mulai memecahkan kebisuan dan keheningan organisasi usai mengabdi menjadi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah setempat.

“Beberapa orang sudah mulai bersuara walaupun mulai dari media sosial,sebelumnya diam seribu bahasa ketika masih ada jabatan dalam struktur organisasi pemerintah daerah ini,”kata salah satu masyarakat Toboali Anisa kepada wartawan.

Ia mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan ASN itu memilih bungkam atau bisu saat masih menjabat misalnya melindungi diri dari konsekuensi negatif, seperti mutasi atau hambatan karier.

“Maka lebih baik diam daripada bersuara,”katanya.

Menurut Anisa selain melindungi diri,aksi diam itu juga untuk mempertahankan kedudukan dan tidak berdaya menghadapi tekanan atasan sehingga muncul istilah cari aman saja.

“Padahal kalau melihat perjuangan menjadi ASN itu,para pelamar harus memiliki ijazah S1 yang otomatis pernah duduk di bangku kuliah dan menjadi mahasiswa kritis namun bisu setelah masuk dunia kerja,ada apa ini,”katanya.

Lebih lanjut dia katakan ada juga kadang-kadang pikiran atasan untuk menciptakan generasi diam karena mudah digunakan sebagai massa pendukung dan tidak kritis.

“Kalau orang diam itu mudah diberikan kebahagiaan karena tidak menuntut macam-macam (dak banyak kerenyek e),”kata dia.

Ia menduga berbagai faktor yang menjadi penyebab kebisuan para ASN tadi memang masuk akal dan logika namun kemajuan daerah ini tidak boleh berhenti dan motivasi sebagai pegawai harus tetap menyala.

“Seharusnya para ASN menjadi motor inovasi bukan malah berteriak setelah pensiun mencari panggung,”harapnya. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *