TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi memberikan instruksi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda setempat untuk segera menyelesaikan polemik yang terjadi antara warga Desa Nangka dengan pihak perusahaan perkebunan sawit di daerah itu.
“Kami DPRD telah menginstruksikan OPD untuk turun ke lapangan berkoordinasi dengan perusahaan. Jika jalan pertanian tersebut terbukti masuk ke dalam area perusahaan, maka harus dicarikan cara untuk mengeluarkannya kembali menjadi hak masyarakat,”kata Erwin usai mengelar Rapat Dengar Pendapat dengan masyarakat Desa Nangka dan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Toboali,Senin(18/5).
Dirinya menyarankan kepada pihak perusahaan agar mengirimkan perwakilan atau utusan yang memiliki wewenang penuh dalam mengambil keputusan.
“Pihak perusahaan sebaiknya mengirimkan utusan dalam RDP yang berkompeten sehingga bisa membuat keputusan,”ujarnya.
Menurut Politisi Muda asal Partai PDIP ini pihaknya sebagai legislator siap memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Desa Nangka dengan perusahaan sawit yang baru berinvestasi di wilayah tersebut.
“Konflik ini dipicu oleh jalan masuk pabrik sawit yang diduga mencaplok lahan pertanian dan akses yang selama ini digunakan masyarakat,”ujarnya.
Salah satu perwakilan Masyarakat Desa Nangka Agus Salim mengatakan sangat kecewa atas dampak aktivitas perusahaan sawit itu.
“Karena di dalam area yang diklaim perusahaan terdapat aset-aset perkebunan milik warga,”kata dia.
Ia menjelaskan selama beberapa bulan terakhir, jalan kami ini rusak parah. Bahkan sampai ada korban jatuh kalau musim hujan.
“Hingga saat ini, belum ada solusi bagi kami, baik dari pihak perusahaan maupun kepala desa,” keluh Agus.
”Tuntutan kami intinya permasalahan jalan diselesaikan. Perbaiki mana yang rusak. Kalau ingin bekerja sama dengan masyarakat, mari kita duduk bersama. Selama ini memang tidak ada keterbukaan. Pemerintah Desa tidak pernah mengajak kami untuk sosialisasi jika ada pertemuan khusus,”lanjut Agus.
Sementara itu Perwakilan perusahaan PT BPP saat dimintai tanggapan terkait hasil RDP tersebut belum bisa memberikan keputusan.
“Keputusan ada di pihak perusahaan,”kata dia.(Tim Mr).





