Masyarakat Nilai Laba PT Timah Hasil Dari Mencekik Harga Tambang Rakyat

Screenshot 20260502 133830 TikTok

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sejumlah masyarakat Toboali Kabupaten Bangka Selatan menilai terbangnya laba PT.Timah sepanjang Januari-Maret 2026 yang mengantongi laba bersih mencapai Rp1,50 triliun, terbang 1.184% karena mencekik harga pasir timah dari tambang rakyat.

“Bayangkan saja harga dilapangan dari penambang rakyat hanya berkisar Rp 180.000 hingga 200.000 perkilogram dari penambang sedangkan harga dunia melalui LME mencapai 49.000 per metrik ton kalau dikalkulasikan dengan kurs rupiah Rp.17.000 maka harga dunia mencapai Rp.833.000 sehingga laba PT.Timah jadi mengila,”kata salah satu masyarakat Toboali Yudi Purwanto kepada wartawan di Toboali,Sabtu(2/5).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya walaupun para penambang sudah melakukan demo untuk menaikkan harga di lapangan namun perusahaan plat merah ini tetap mencekik para penambang.

“Tidak ada perubahan harga di lapangan hanya naik sedikit padahal dalam negosiasi antara penambang dan perusahaan tercapai kesepakatan mengenai harga ini namun kenyataan sangat berbeda di lapangan,”katanya.

Menurut salah satu masyarakat Toboali yang lain Ahmad penekanan harga kepada para penambang ini dampaknya sangat mencekik leher hingga ekonomi masyarakat jadi sulit.

“Sebaiknya pihak manajemen perusahaan bekerja sesuai hati nurani jangan jadikan penambang rakyat menjadi sapi perah,”katanya.

Ia mengatakan penentuan harga sepihak oleh perusahaan sangat melukai hati masyarakat penambang di daerah ini.

“Jangan ajak masyarakat melakukan demo lagi,malu kita dengan negara lain,”ujarnya.

Senada disampaikan Andri keberhasilan PT Timah dalam meraih laba bukan prestasi dari pihak manajemen namun karena mencekik harga dan bertindak kejam kepada para penambang.

“Laba PT.Timah ini hasil memeras tenaga para penambang dan merampok SDA yang ada di daerah ini bukan karena keberhasilan manajemendalam menata perusahaanitu,”kata dia.

Dirinya berharap perusahaan plat merah terbesar di Indonesia dan beroperasi di Bangka Belitung ini berbenah untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan segelintir orang saja.

“Kembali lah ke jalan yang benar tanpa perlu ada aksi demo dari masyarakat penambang di daerah ini,”harapnya.

Sementara itu Head Of Corporate Comminication PT Timah Anggi Siahaan belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi wartawan melalui staf Humas Jarjid melalui pesan singkat WhatsApp hingga berita ini diturunkan. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *