Politisi Demokrat Bangka Selatan Minta Pemda Segera Benahi Kerusakan Pelabuhan Sadai

IMG 20260921 WA0015 1

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Politisi muda asal Partai Demokrat Bangka Selatan Kamarudin meminta Pemerintah Daerah segera mengambil sikap atau bertindak untuk mengembalikan KMP Gorare serta memperbaiki kerusakan pelabuhan Sadai yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat sehingga pelayaran kembali normal seperti beberapa waktu lalu.

“Pelabuhan Sadai tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa ada keputusan yang signifikan sesegera mungkin apalagi hanya dengan alasan keterbatasan anggaran,”katanya.

Bacaan Lainnya

Kamarudin yang juga sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Selatan menyampaikan pelabuhan Sadai ini merupakan urat nadi perekonomian rakyat Bangka Selatan terutama yang berdomisi di pulau Lepar dan Pongok.

“Dan juga merupakan konektivitas antara Bangka dan Belitung yang tentu akan menjadi sumber pendapatan daerah,”ujarnya.

Menurut Kamarudin dengan rusaknya MB Pelabuhan Penyeberangan Sadai beberapa waktu lalu mengakibatkan perekonomian masyarakat di daerah tersebut menjadi tidak stabil.

IMG 20260921 WA0014

“Terutama harga sembako cendrung meningkat,”kata dia.

Ia mengatakan sampai dengan saat ini belum ada langkah konkrit yang ditetapkan pemeritah kabupaten Bangka Selatan untuk penyelesaian permasalahan pelabuhan Sadai ini.

“Sehingga semua armada pelayaran milik PT.ASDP yang melayani pelayaran dari dan ke pelabuhan Sadai dialihkan ke pelabuhan lain,”ujarnya.

Dirinya menjelaskan ada skema yang menarik misalnya melakukan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), skema ini akan mengatasi keterbatasan anggaran dan pengelolaan pelabuhan yang lebih propesional.

“Karena dikelola oleh Pengelola pelabuhan dan Perusahaan Pelayaran yang handal serta berpengalaman dan investor pendanaan tidak membebani APBD, dan yang paling menarik, aset Pemkab tidak dialihkan dan tetap mendapat Bagi hasil,”ungkapnya.

Dirinya berharap Pemkab Basel dapat mempertimbangan program tadi karena selain skema tersebut belum ada perencanaan penganggaran,yang pasti bisa dilakukan dengan cepat.

“Bila Pemkab Basel tidak segera mengambil keputusan maka tidak menutup kemungkinan pelabuhan Sadai dapat menjadi lebih rusak dan infrastrukturnya lebih ambruk,”ungkapnya.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *