TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Sejumlah masyarakat Toboali mendesak Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid segera menetapkan target terukur dalam penanganan dan pemulihan korban kebakaran yang terjadi pada Sabtu (10/10) beberapa hari lalu.
Mereka meminta pemerintah tidak membiarkan warga terlalu lama bertahan dalam kondisi darurat tanpa kepastian kapan kehidupan mereka kembali normal.
Salah satu masyarakat Toboali Reza mengatakan pemerintah daerah harus segera menjawab persoalan mendasar yang dihadapi korban, mulai dari ketersediaan tempat tinggal sementara, kebutuhan pangan dan air bersih,layanan kesehatan hingga kepastian pembangunan kembali rumah yang terbakar.
“Kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah bisa menyisakan persoalan serius meskipun api sudah padam.Warga kehilangan tempat tinggal,membutuhkan pangan dan air bersih,tempat pengungsian,layanan kesehatan, pendataan korban serta perlindungan bagi kelompok rentan,” kata Reza kepada wartawan di Toboali, Rabu (14/10).
Disampaikannya hampir seluruh korban masih mengungsi dan mengalami trauma serta membutuhkan perlengkapan tidur dan tempat tinggal yang layak.
“Kondisi itu menuntut pemerintah bergerak lebih cepat,bukan sekadar menyampaikan komitmen tanpa kejelasan pelaksanaan,”katanya.
Menurut Reza Bupati Bangka Selatan harus menetapkan target terukur dan waktu yang realistis untuk setiap tahapan penanganan.
“Mulai dari penyelesaian data korban,penyaluran bantuan, penyiapan hunian sementara, hingga penyusunan jadwal pembangunan kembali rumah warga harus memiliki target yang jelas dan dapat dipantau masyarakat,”kata dia.
Ia mengatakan persoalan utama bukan hanya seberapa cepat pemerintah merespons usai kebakaran terjadi dan menyalurkan bantuan,melainkan seberapa nyata upaya pemerintah mengembalikan kehidupan warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Pemerintah daerah harus membuka informasi mengenai jumlah korban yang telah terdata, bantuan yang sudah disalurkan, kebutuhan yang belum terpenuhi, serta ketersediaan anggaran untuk mendukung pemulihan,”ujarnya.
Senada disampaikan Jamil Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap keputusan diikuti tindakan,setiap janji disertai jadwal, dan setiap anggaran menghasilkan manfaat nyata bagi korban.
“Selain itu,Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga sudah menunggu data pasti dari Pemda Kabupaten Bangka Selatan ini untuk membantu para korban kebakaranini,”kata dia.
Jamil menjelaskan para korban tidak hanya membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup selama masa pengungsian.Mereka juga membutuhkan kepastian mengenai masa depan, terutama terkait pembangunan kembali rumah dan pemulihan kehidupan keluarga setelah musibah.
“Sebab, bagi warga yang rumahnya telah menjadi abu, kepastian untuk kembali memiliki tempat tinggal bukan sekadar harapan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dijawab pemerintah,”ungkapnya.(Tim Mr).






