TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Selatan Imam Mubarak menghimbau pemerintah desa dan masyarakat Desa Nangka Kecamatan Airgegas mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan.
“Utamakan musyawarah untuk mufakat dalam mengambil keputusan,”kata Imam ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Selasa(18/8).
Disampaikannya musyawarah bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi langkah penting untuk mencari jalan keluar terbaik sekaligus menjaga keharmonisan antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Musyawarah merupakan langkah terbaik dalam mencari jalan keluar atau solusi suatu masalah,”katanya.
Imam berharap pemerintah desa maupun masyarakat Desa Nangka dapat menahan diri dan mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi atau kelompok.
“Dengan mengedepankan komunikasi dan musyawarah, setiap persoalan di tingkat desa diharapkan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,”ungkapnya.
Sementara itu salah satu masyarakat yang namanya enggan disebutkan mengatakan perselisihan yang terjadi beberapa waktu lalu itu mengenai pembubaran forum oleh Kepala Desa.
“Berdasarkan pertemuan di Balai Desa maka Forum Peduli Masyarakat dibubarkan,”katanya.
Sementara itu Penasehat Hukum Forum Peduli Masyarakat Desa Nangka Ibrohim mengatakan keputusan kepala desa tentang pembubaran Forum itu akan dilaporkan ke Komnas HAM.
“Forum itu adalah hak warga untuk berserikat dan berkumpul untuk saling berkomunikasi dan memperjuangkan hak masyarakat, jadi pembubaran itu akan kita laporkan ke Komnas HAM,”kata Ibrohim ketika dikonfirmasi wartawan,Selasa(18/8) siang.(Tim Mr).






