Screenshot 20260217 104211 Chrome

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Pembahasan Operasional dan Program revitalisasi tambang timah di Bangka Belitung antara Komisi VI DPR RI dengan PT.Timah beberapa waktu lalu diharapkan dapat menguntungkan masyarakat daerah setempat.

“Semoga pembahasan kemitraan itu dapat menguntungkan masyarakat di daerah Bangka Belitung ini,”kata salah satu masyarakat Toboali Hamsan kepada wartawan di Toboali,Selasa(17/2).

Ia mengatakan pembahasan soal pertambangan timah ini bukan kali ini saja namun sudah dilakukan pada beberapa tahun sebelumnya namun tidak ada hasil yang menguntungkan bagi masyarakat.

“Diskusi dan pembahasan mengenai tema ini bukan kali ini namun sudah berkali-kali namun hasilnya masih seperti dulu lagi,”ujarnya.

Menurut Usman salah satu masyarakat Toboali yang lain apa yang dilakukan oleh DPR RI dengan PT Timah belum memberikan efek nyata bagi masyarakat daerah ini.

“Malah terkesan habis manis sepah dibuang,”katanya.

Ia menjelaskan bila ada dampak dalam pembahasan itu tentu sudah ada berbagai perubahan mulai dari tata kelola pertambangan di lingkungan masyarakat hingga bantuan-bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Saat ini belum ada tanda-tanda ke arah perubahan hasil dari pembahasan itu,”kata dia.

Lebih lanjut dia katakan pembahasan antara dua badan publik itu seharusnya melibatkan masyarakat atau stakeholder yang lain agar dapat diukur keberhasilan pembahasan itu.

“Kalau hanya dua organisasi besar itu diskusi tanpa melibatkan masyarakat bisa jadi itu hanya jargon kosong,kalau memang ada niat baik soal pertambangan ini seharusnya melibatkan masyarakat di Bangka Belitung ini,”jelasnya. (Tim Mr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *