TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Polemik lahan warga Desa Jeriji dengan pihak PT Feyen Agro Lestari (FAL) yang sudah menemui kesepakatan beberapa waktu lalu kembali menimbulkan tanda tanya karena hingga saat ini belum ada kepastian pengukuran lahan sebab PT FAL belum ada waktu.
“Tadi pagi kami sudah ke kantor Desa untuk konfirmasi mengenai kepastian pengukuran lahan yang kita tunggu sejak lima tahun lalu itu namun sampai saat ini belum ada kepastian dari pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah berusaha di lahan warga kami itu,”kata salah satu masyarakat Desa Jeriji Hengki kepada wartawan di Toboali,Jumat(25/9).
Disampaikannya berdasarkan kesepakatan beberapa waktu lalu di Gedung DPRD Bangka Selatan pihak perusahaan dan warga sudah sepakat mengenai kompensasi lahan dan akan dilakukan verifikasi ulang dilahan itu.
“Namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut pihak perusahaan,”kata dia.
Menurut Hengki kompensasi lahan milik warga Desa Jeriji yang belum dibayar pihak perusahaan sejak lima tahun lalu sudah turun dari Rp 15 Juta menjadi Rp 8 juta perhektar dan sudah disepakati dihadapan para anggota DPRD Bangka Selatan.
“Kalau soal kompensasi sudah ada kesepakatan namun tindak lanjut untuk proses pembayaran belum dilakukan karena harus melakukan verifikasi ulang di lapangan,”ujarnya.
Ia mengatakan pihak perusahaan sebaiknya memberikan waktu khusus untuk menyelesaikan persoalan ini dan jangan biarkan berlarut-larut.
“Kalau masalah waktu,kita juga tidak punya waktu karena ada urusan lain namun karena ini sudah ada kesepakatan maka sebaiknya pihak perusahaan kooperatif,”katanya.
Ia berharap pihak Aparat desa segera mengambil sikap atas peristiwa ini sehingga ada kepastian hukum antara warga dengan pihak perusahaan.
“Aparat desa sebaiknya mengambil sikap atas peristiwa ini sehingga persoalan kompensasi lahan dengan pihak perusahaan bisa selesai dengan baik,”harapnya.
Sementara itu pihak terkait yaitu PT FAL belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi wartawan mengenai kesiapan waktu untuk verifikasi lapangan hingga berita berita ini diterbitkan.(Tim Mr).






