TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Penyidikan Polda Bangka Belitung Tahun 2023 lalu terhadap Pelabuhan Penutuk menjadi bahan pertimbangan pihak Kementerian Perhubungan melakukan Revitalisasi total pada pelabuhan Penyeberangan Sadai yang amblas beberapa waktu lalu.
Sejumlah warga Toboali mengaku pesimistis permohonan revitalisasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kepada Kementerian Perhubungan akan mendapat persetujuan.
Salah seorang warga Toboali Aisah menilai rekam jejak pembangunan pelabuhan di Bangka Selatan dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat dalam memutuskan pemberian bantuan anggaran.
“Karena pembangunan Dermaga Penutuk yang dibangun menghabiskan anggaran 11,5 M beberapa tahun lalu sempat diselidiki oleh pihak Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023 lalu,”kata dia.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi membuat Kementerian Perhubungan lebih berhati-hati dalam mengalokasikan anggaran revitalisasi secara total Pelabuhan Sadai.
“Pihak kementerian tentu akan mempertimbangkan secara matang sebelum memberikan bantuan kepada Pemda Bangka Selatan,” katanya.
Menurut Aisah amblasnya Pelabuhan Sadai seharusnya dapat dicegah apabila pengawasan dan pemeliharaan dilakukan secara maksimal.
“Kalau diawasi dengan baik, pelabuhan itu bisa tetap berfungsi dan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah,” ujarnya.
Senada disampaikan Ibrahim Pemerintah pusat kemungkinan akan berpikir dua kali untuk menggelontorkan anggaran karena proyek pembangunan pelabuhan sebelumnya pernah menjadi perhatian aparat penegak hukum.
“Kasus di Pelabuhan Penutuk dan Tanjung Gading pernah masuk penyelidikan Polda Babel dan sampai sekarang status hukumnya belum jelas. Itu tentu bisa menjadi pertimbangan,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan segera menyiapkan solusi alternatif agar konektivitas penyeberangan Bangka–Belitung tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kalau memang memungkinkan, pelabuhan yang berada di samping Pelabuhan Penyeberangan Sadai bisa dimanfaatkan sementara. Tinggal bagaimana kebijakan pemerintah daerah menyikapinya,”ungkapnya.
Untuk keberimbangan berita tim Redaksi MERCUSUAR.NET terus melakukan upaya kepada beberapa pihak terkait hingga berita ini diterbitkan.(Tim Mr).






