TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi tutup mulut alias bungkam dan tidak merespon ketika disinggung soal dana CSR PT.Timah untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat daerah setempat.
“Padahal wakil Bupati Bangka Selatan selalu terbuka mengenai program pembangunan di daerah ini mungkin sedang mimpin rapat untuk pembangunan,”kata salah satu masyarakat Toboali Yanti kepada wartawan di Toboali.
Disampaikannya program perlindungan masyarakat bidang kesehatan ini merupakan program utama pemda Bangka Selatan.
“Sama dengan program pendidikan,”kata dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan Agus Pranawa mengatakan untuk mencukupi program berobat gratis ini pemda masih mengalami kekurangan dana.
“Kekurangan dana kita sebesar Rp 3,4 M,”kata dia.
Ia mengatakan perolehan bantuan dana dari CSR pihak perusahaan baru mencapai Rp.1,3 M,sedangkan di APBD induk anggaran yang disepakati hanya Rp 39,3 M.
“Jadi kita masih mengalami kekurangan dana untuk BPJS Kesehatan ini,”kata dia.
Salah Satu masyarakat Toboali Anwar mengatakan program CSR perusahaan yang berusaha di Bangka Selatan saat ini mulai beralih kepada perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“Saat ini baru beberapa perusahaan yang memberikan CSR untuk perlindungan kesehatan bagi sebagian masyarakat daerah ini,”kata dia.
Dirinya berharap semua perusahaan resmi yang ada di Bangka Selatan turut berpartisipasi dalam program perlindungan kesehatan ini.
“Semoga perusahaan yang ada di daerah ini dapat mencukupi kebutuhan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat,”harapnya. (Tim Mr).






