Sekda Bangka Selatan Bungkam Soal Carut Marut Pasar Terminal Toboali

Screenshot 20260730 140335 WhatsApp

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda memilih bungkam alias tutup mulut terkait persoalan semrawutnya penataan pedagang di Pasar Terminal Toboali.

“Keberadaan pedagang yang memenuhi pelataran parkir pasar telah menimbulkan keresahan, persoalan ini sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut agar pasar ini menjadi tertata dengan rapi,”kata salah satu masyarakat Toboali Fauzan kepada wartawan di Toboali,Kamis(30/7).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya dalam mengelola kawasan Terminal Toboali itu Pemda Bangka Selatan melibatkan beberapa instansi, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM,

“Serta Dinas Lingkungan Hidup dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),”ujarnya.

Menurut Fauzan beberapa waktu lalu pernah dilakukan penertiban namun dalam hitungan jam pasar kembali semrawut seperti semula.

“Kemarin Satpol PP bersama Disperindagkop dan UMKM sempat melakukan penertiban. Tapi baru hitungan jam, kondisinya kembali semrawut seperti semula. Seolah tidak ada efek sama sekali,” ujarnya.

Fauzan menilai Sekda sebagai pejabat tertinggi di kalangan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan seharusnya mengambil alih koordinasi dan memanggil seluruh OPD terkait untuk mencari solusi.

“Panggil semua dinas terkait kalau memang ada niat membenahi Pasar Terminal ini.Jangan sampai persoalan terus berulang tanpa penyelesaian,”kata dia.

Senada disampaikan warga lainnya Hendra menilai kondisi Pasar Terminal Toboali yang tak kunjung tertata memunculkan beragam opini di tengah masyarakat.

“Publik bertanya-tanya, apakah kondisi ini memang sengaja dibiarkan atau para pejabat memilih tutup mata sehingga kesannya pembiaran terus terjadi,” katanya.

Hendra berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar wajah Pasar Terminal Toboali tidak lagi identik dengan kesemrawutan.

“Jangan sampai masyarakat menilai pejabat hanya menunggu tanggal gajian tanpa benar-benar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Kami berharap ada tindakan nyata agar pasar ini tertata dan nyaman bagi semua,” harapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda belum memberikan tanggapan terkait sorotan masyarakat mengenai kondisi Pasar Terminal Toboali untuk asas keberimbangan berita. (Tim Mr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *