TOBOALI,MERCUSUAR.NET,– Di tengah sorotan terhadap kondisi APBD Bangka Selatan 2026 yang terjun bebas, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) tetap terjaga.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda menjamin tidak ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan yang mangkir dari tugas hingga berbulan-bulan.
“Saat ini tidak ada pegawai yang tidak hadir atau mangkir selama berbulan-bulan, semua taat aturan,” kata Hefi Nuranda ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali, Selasa (1/9).
Hefi mengatakan persoalan disiplin pegawai menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk memastikan kondisi tersebut, dirinya mengaku tidak hanya menerima laporan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi turun langsung memantau kehadiran para pegawai.
“Saya turun langsung ke setiap OPD,”kata Hefi.
Menurut Hefi para PNS Bangka Selatan sudah diingatkan agar tetap menjalankan kewajiban dan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
“Intinya tunjukkan kinerja terbaik,” ujarnya.
Salah seorang masyarakat Toboali Indra menilai terpangkasnya berbagai program dan kegiatan dalam APBD 2026 berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas serta kinerja aparatur di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
“Apa yang harus dikerjakan para ASN kalau APBD 2026 ini terjun bebas, sebab banyak program kegiatan yang sudah dipangkas,” ujarnya.
Menurut Indra pemerintah daerah harus segera melakukan pembenahan agar kondisi anggaran tidak berujung pada ketimpangan belanja, khususnya jika belanja pegawai jauh lebih besar dibandingkan belanja modal.
“Kalau melihat postur anggaran seperti ini, tidak menutup kemungkinan banyak ASN duduk saja di kantor karena minim program,”ungkapnya.
(Tim Mr)






