TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Kepala.Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan Benny Supratama meminta kepada PT.Swarna Nusa Sentosa (SNS) untuk segera menghentikan aktivitas penimbunan tanah puru di pelabuhan Plengsengan Tanjung Gading Pulau Lepar Kecamatan Lepar Pongok.
“Karena bisa mengakibatkan sedimentasi ,”kata dia ketika dikonfirmasi wartawan,Minggu(10/5) siang.
Dirinya menyampaikan kepada perusahaan yang bergerak di usaha perkebunan kelapa sawit itu untuk segera melakukan aktivitas sesuai dengan regulasi atau aturan yang ada.
“Segera urus perizinan dan berusaha lah sesuai regulasi,”katanya.
Menurut dia aktivitas penimbunan yang dilakukan pihak perusahaan dapat menyebabkan sedimentasi untuk itu kita minta pihak perusahaan segera menghentikan aktivitas itu.
“Untuk itu kepada pihak perusahaan untuk segera menghentikan aktivitas itu karena menyalahi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,”kata dia.
Terpisah salah satu Masyarakat Toboali Hamsan mengatakan aktivitas penimbunan tanah puru pelabuhan Plengsengan Tanjung Gading Desa Penutuk sudah beberapa hari dilakukan.
“Aktivitas itu infonya untuk perbaikan saja,”kata dia.
Dirinya berharap Pemda Bangka Selatan dapat bersikap tegas terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Pulau Lepar ini.
“Semoga pihak pemda segera melakukan aksi nyata di lapangan dengan turun ke lokasi dan menghentikan aktivitas itu,”harapnya.
Sementara itu pihak PT SNS ketika dikonfirmasi melalui staf perusahaan mengatakan sudah menghentikan aktivitas penimbunan tanah puru di pelabuhan Plengsengan Tanjung Gading Pulau Lepar itu.
“Sudah berhenti bang,”kata dia singkat (Tim Mr).





