TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan H. Kamarudin mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk segera melakukan perbaikan terhadap dermaga Pelabuhan Sadai yang amblas pada Senin (22/6) malam.
Menurut Kamarudin, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar dalam APBD Tahun 2026 untuk perbaikan fasilitas pelabuhan tersebut sehingga proses penanganannya tidak boleh berlarut-larut.
“Karena anggaran untuk perbaikan sudah disiapkan di APBD 2026 sekitar Rp1 miliar lebih, maka kami meminta Dishub segera mengambil langkah percepatan,” kata Kamarudin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/6).
Politisi Partai Demokrat itu menilai kondisi amblasnya dermaga sudah masuk kategori darurat karena menyangkut pelayanan transportasi dan mobilitas masyarakat yang bergantung pada Pelabuhan Sadai.
“Kepada Dinas Perhubungan segera melaksanakan proses lelang dan pekerjaan perbaikan agar aktivitas pelabuhan dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat,”ujarnya.
“Ini harus menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan masyarakat. Kami berharap proses lelang bisa dipercepat sehingga perbaikannya segera dilakukan,”lanjut dia.
Kamarudin menjelaskan Pelabuhan Sadai merupakan salah satu jalur transportasi vital yang menghubungkan Pulau Bangka dengan sejumlah wilayah kepulauan, termasuk Belitung, Lepar, dan Pongok.
“Keberadaan pelabuhan tersebut tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga menjadi jalur distribusi berbagai kebutuhan pokok dan material pembangunan bagi masyarakat di wilayah kepulauan,”kata Kamarudin.
Ia menambahkan terganggunya operasional pelabuhan dapat berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya di desa-desa kepulauan seperti Penutuk, Tanjung Sangkar, dan Tanjung Labu.
“Jika akses pelabuhan terganggu, tentu akan berpengaruh terhadap distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu perbaikannya harus segera dilakukan demi menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan pelayanan publik,”ungkapnya.(Tim Mr).






