RSUD Junjung Besaoh Dampingi Pejuang Cilik Thalassemia

IMG 20260802 WA0004

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh Bangka Selatan mendampingi anak penyandang thalassemia dengan mengelar
kegiatan Roket Kecil Misi 1 “Melesat Bersama Anak dengan Thalassemia” di pantai Kelisut Toboali,Sabtu(1/8).

“Kegiatan itu menghadirkan dua dokter spesialis anak, dr. Winda Haryati Pratama dan dr. Bob Kevin, yang memberikan edukasi langsung kepada anak-anak penyandang thalassemia beserta keluarga mereka,”kata Direktur RSUD Junjung Besaoh Helen Sukendy kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Disampaikannya kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian rumah sakit dalam memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada pasien, baik dari sisi medis maupun psikologis.

“Kami ingin anak-anak dengan thalassemia tetap merasa bahagia, didukung, dan tidak sendiri. Melalui kegiatan seperti ini, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami thalassemia serta pentingnya pencegahan sejak dini,” ujar Helen.

Ia mengatakan selain penyuluhan kesehatan,kegiatan juga diisi dengan ramah tamah dan berbagai aktivitas kebersamaan yang melibatkan anak-anak beserta keluarga.

“Keceriaan yang tercipta di Pantai Kelisut menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus menjalani pengobatan dengan penuh harapan,”katanya.

Menurut dr. Helen RSUD Junjung Besaoh berharap kesadaran masyarakat terhadap thalassemia terus meningkat, sehingga dukungan terhadap para penyandang penyakit tersebut semakin kuat.

“Sekaligus mendorong upaya pencegahan sejak dini,kami berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap thalassemia dan bersama-sama mendukung penanganan penyakit ini agar anak-anak penyandang thalassemia dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,”harapnya.

Dalam suasana santai di tepi pantai, para peserta mendapat pemahaman mengenai pentingnya mengenali penyakit thalassemia sejak dini, menjalani transfusi darah secara rutin, serta terapi kelasi besi untuk mencegah penumpukan zat besi dalam tubuh yang dapat memicu berbagai komplikasi.Tak hanya itu, kedua dokter juga menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi kekuatan utama bagi anak-anak penyandang thalassemia untuk tetap optimistis menjalani pengobatan seumur hidup.(Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *