UAS Ajak Kaum Intelektual dan Ulama Serta Tomas Bangka Selatan Bicara

Screenshot 20260925 223814 WhatsApp

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Special Guest Star Acara Kemilau Pesona Bangka Selatan Ustaz Abdul Somad atau biasa disapa UAS mengajak para kaum intelektual dan Ulama serta Tokoh Masyarakat (Tomas) berikut Tokoh Adat (Todat) berbicara demi kemajuan Bangsa dan Negara.

“Intelektual, ulama, sarjana, tokoh adat,tokoh masyarakat, mesti bicara! Jangan diam! Supaya apa? Supaya Indonesia tetap terjaga dalam bingkai NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan diam, kalau kita diam, diam, diam,hancur negara ini nanti, betul?,”kata dia saat memberikan ceramah dalam acara Kemilau Pesona di Sport Center Junjung Besaoh Toboali Bangka Selatan pada Jumat (25/9) malam.

Bacaan Lainnya

Disampaikannya kita tidak boleh berhenti mengucapkan kebenaran namun harus tetap menjaga lisan dan etika ketika menyampaikan suatu kebenaran.

“Tidak boleh berhenti untuk mengucapkan kebenaran! Abdul Somad tidak pernah menyerang nama orang! Abdul Somad tidak menyerang nama partai! Pernah mendengar Abdul Somad mengejek nama orang,”tanya dia.

Menurut Ustaz Abdul Somad kalau mau mensyukuri nikmat Allah SWT maka kita harus gunakan semua potensi yang ada pada diri kita.

“Saudaraku yang dimuliakan Allah SWT,Jadi sudah jelas semuanya bahwa kalau mau mensyukuri nikmat ini, maka kita gunakan semua potensi yang ada pada diri kita,”katanya.

Ia mengatakan bila Bapak Bupati rajin sholat itu bukan rajin namun sholat itu hukumnya wajib,tidak perlu jadi Bupati kalau hanya untuk sholat begitu juga dengan seorang Camat.

“Camat itu calon mati,”katanya.

Ia menjelaskan beberapa macam sedekah misalnya Sedekahnya lisan itu sholawat lalu Sedekahnya badan yaitu sholat kemudian Sedekahnya harta adalah zakat.

“Lalu Sedekahnya pejabat yaitu mengangkat yang lemah menjadi kuat seperti anak yatim, fakir miskin, dhuafa tidak bisa sekolah, bantu dengan bantuan-bantuan seperti bantuan 1000 anak yatim tadi,”katanya.

Lebih lanjut dia katakan dalam bantuan untuk anak yatim tadi tidak hanya sekadar diberikan uang namun dibelikan buah apel agar Jangan sampai anak yatim, dhuafa seumur hidup tidak pernah makan apel.

“Kalau dikasih uang, dia tidak mau belikan ke apel, sayang duitnya habis.Maka dibelikan. Sampai sehalus itu perasaan Bapak-bapak pimpinan kepala daerah di Kabupaten Bangka Selatan ini,”lanjutnya.

Dalam kesempatan itu juga Ustaz Abdul Somad sempat memberikan himbauan kepada masyarakat yang mau menikah atau pindah rumah jangan lupa undang Grup Hadroh Nurul Qolbi.

“Kenapa perlu Ustaz sampaikan? Supaya nanti waktu Ibu acara Maulid Nabi, Isra Mikraj, Nuzulul Qur’an, pindah rumah, walimah, akikah, nikah, supaya diisi dengan sholawat,”ajaknya.

“Jangan sampai sudah ngaji, sudah peduli umat, sudah tablig akbar, tapi pas giliran pindah rumah, walimah, nikah, tetap acara Keong Racun, Kucing Garong, Cinta Satu Malam, Selimut Tetangga, pulang-pulang berbadan dua.”

“Sampai acara tengah malam mabuk, sakau, bergoyang kepala tak berhenti-berhenti, sampai pulang ke rumah pun tak berhenti. Datang bini diambilnya gilingan, dipukulkannya kepala baru berhenti,”ungkapnya. (Tim Mr).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *