Sekda Bangka Selatan Tegaskan Tidak Ada Pesangon PPPK Yang Diberhentikan

Screenshot 20261008 004132 Google

TOBOALI,MERCUSUAR.NET,– Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan,Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hefi Nuranda menegaskan tidak ada pesangon untuk 45 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang diberhentikan beberapa hari lalu.

“Tidak ada Pesangon,”kata Hefi singkat ketika dikonfirmasi wartawan di Toboali,Rabu (7/10).

Bacaan Lainnya

Ketika disinggung soal kesan dan pesan kepada 45 PPPK Paruh Waktu yang sudah lama mengabdi di Pemda Bangka Selatan dirinya enggan memberikan jawaban.

Penegasan Sekretaris Daerah menjadi kabar berat bagi 45 PPPK Paruh Waktu yang sebelumnya menggantungkan penghasilan dari pekerjaan mereka di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

Terlebih, hingga kini masih muncul harapan dari para PPPK agar pemerintah memberikan bentuk penghargaan atas masa pengabdian mereka, meskipun bukan dalam bentuk pesangon.

Ketika disinggung lagi mengenai kemungkinan pemberian penghargaan atau santunan bagi para PPPK yang telah diberhentikan, Hefi kembali tidak memberikan jawaban.

Sementara itu salah seorang PPPK Paruh Waktu yang namanya enggan disebutkan berharap kepada Pemkab Bangka Selatan agar memberikan perhatian atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.

“Pemberian pesangon atau santunan setidaknya dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama bekerja,”kata dia.

“Sebab kalau berdasarkan Undang-Undang Tenaga Kerja setiap pekerja yang diberhentikan mendapatkan pesangon sesuai masa kerja,”lanjutnya.

Ia berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi 45 PPPK Paruh Waktu yang kini harus menghadapi ketidakpastian setelah diberhentikan.

“Persoalannya bukan hanya tentang angka nominal uang yang diterima setelah kehilangan pekerjaan. Ada penghargaan terhadap waktu, tenaga dan pengabdian yang selama ini telah diberikan kepada pemerintah daerah,Pesangon atau santunan bukan semata persoalan materi, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap pekerja yang selama ini telah bekerja dan mengabdi,” katanya. (Tim Mr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *