PANGKALPINANG,MERCUSUAR.NET,-Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya meminta Bupati Bangka Selatan menghentikan aktivitas perusahaan Kelapa sawit di Desa Nangka Kecamatan Airgegas sementara karena merusak jalan usaha tani masyarakat setempat.
“Besok Jumat(12/6) kita langsung ke lokasi melihat kondisi yang terjadi agar mengetahui lebih dalam dampak aktivitas perusahaan itu,”kata Didit Srigusjaya ketika dikonfirmasi wartawan,Kamis (11/6).
Disampaikannya berdasarkan audiensi dengan Forum masyarakat Peduli Desa Nangka tadi intinya masyarakat tidak menolak investasi di desa mereka namun jangan rusak jalan usaha tani yang sudah ada sejak 2013 lalu.
“Jalan yang rusak itu panjangnya sekitar 600 meter yang selama ini digunakan warga saat pergi ke kebun,”kata dia.
Menurut Politisi Muda PDI Perjuangan ini pihak perusahaan seharusnya menghormati hak-hak kearifan lokal masyarakat setempat.
“Jalan itu sudah ada sebelum kehadiran perusahaan kelapa sawit itu jadi harus saling menghormati,”kata dia.
Ia menyarankan perselisihan antara masyarakat dengan pihak perusahaan diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat.
“Jalan itu juga tidak terlalu panjang,jadi penyelesaian cukup dengan musyawarah,”sarannya.
Salah satu masyarakat Desa Nangka yang ikut dalam audiensi itu mengatakan sangat puas dengan kinerja Wakil Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
“Langkah nyata mereka lakukan,tidak hanya teori diatas meja,kami sangat puas,”kata dia.
Dirinya berharap persoalan ini ada jalan keluar atau solusi yang baik dan tidak berlarut-larut yang menghabiskan waktu dan tenaga kawan-kawan.
“Semoga dalam waktu dekat ada win-win solusi dalam persoalan ini,”harapnya. (Tim Mr).






