TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Proyek Revitalisasi Lapangan Bola Merdeka Toboali yang sudah dianggarkan sebesar Rp 3 M itu mendadak batal karena anggaran yang sudah disepakati dalam APBD Tahun 2026 ini telah dipangkas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan Elfan Rulyadi membenarkan batalnya proyek tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Senin (31/8).
“Batal pembangunan revitalisasi Lapangan Merdeka Toboali itu karena anggaran sudah dipangkas,” kata Elfan.
Dirinya belum membeberkan secara rinci berapa nilai anggaran yang dipangkas maupun pos anggaran apa saja yang terdampak. Ia juga belum memastikan apakah revitalisasi Lapangan Merdeka akan kembali masuk dalam penganggaran pada tahun berikutnya.
Salah satu masyarakat Toboali Yanti mengatakan peristiwa ini layak dipertanyakan terkait dengan konsistensi perencanaan program pembangunan di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
“Apa yang sebenarnya terjadi dengan Pemda Basel ini, program yang sudah disetujui bersama pihak DPRD melalui pembahasan anggaran, tiba-tiba batal,” kata Yanti.
Dirinya mengatakan revitalisasi Lapangan Merdeka diharapkan menjadi salah satu proyek penting dalam penataan kawasan pusat Kota Toboali.
“Lapangan tersebut direncanakan tidak hanya mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga menjadi ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat,”kata dia.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang untuk tahun depan dan selanjutnya sebab suatu perencanaan pembangunan itu seharusnya dilakukan secara matang agar program yang telah ditetapkan mendapat dukungan anggaran tidak berhenti di tengah jalan.
“Jangan sampai masyarakat kembali berharap terhadap sebuah program, tetapi akhirnya batal karena persoalan anggaran,”ungkapnya.(Tim Mr).






