TOBOALI,MERCUSUAR.NET,-Kepala Dinas PUPR Bangka Selatan Elfan Rulyadi menjamin kebutuhan air untuk seluruh pelanggan PAM di daerah setempat walaupun Kepala UPT PAM mengundurkan diri sejak Jumat(12/6).
“Selama tiga hari kita gunakan sistem buka tutup di jalur distribusi,”kata Elfan ketika dikonfirmasi wartawan,Senin(15/6).
Disampaikannya dengan sistem ini,masyarakat tetap menerima aliran air dari PAM untuk kebutuhan mereka sehari-hari.
“Masyarakat tetap menerima aliran air dengan sistem ini,”kata dia.
Ketika disinggung mengenai pengunduran diri Kepala UPT PAM,dirinya mengatakan selama Surat Keputusan (SK) dari BKN belum keluar maka jabatan itu masih melekat pada pejabat lama.
“Saat ini masih pejabat yang lama,sampai SK pemberhentian keluar,”kata dia.
Sementara itu Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah(BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan Rori Windrasari mengatakan sudah menjalin koordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terkait mekanisme Penunjukan Plt. UPT PAM daerah setempat yang telah mengundurkan diri.
“Setelah kita terima surat pengunduran diri dari Ka. UPT PAM, kita lakukan koordinasi dengan Dinas PU untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, kami menyampaikan mekanisme penunjukan Pelaksana tugas untuk mengisi jabatan tersebut “kata dia.
Disampaikannya beberapa langkah mulai dilakukan agar proses pengunduran diri pejabat itu sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh BKN.
“Saat ini sedang dalam proses pengajuan permohonan Persetujuan Teknis atau Pertek ke BKN, sebagai syarat mutlak legalitas pemberhentian,”kata dia.
Menurut Rori pihaknya memastikan seluruh persyaratan dokumen telah dipenuhi agar prosesnya berjalan lancar.
“Biasanya sesuai SOP BKN, pertek akan disahkan dalam kurun waktu 4 sampai dengan 14 hari kerja setelah seluruh dokumen dinyatakan sesuai,”kata dia.(Tim Mr).






