TOBOALI,MERCUSUAR.NET,- Kepolisian Resor Bangka Selatan terus melakukan penyelidikan asal usul kepemilikan senjata api jenis Revolver milik Rodex (33) seorang petani asal Desa Jelutung II Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan.
Berdasarkan rekam jejak kepolisian, Jaka alias Rodex merupakan penjahat kambuhan yang sangat berbahaya. Ia adalah residivis kasus pembunuhan pada tahun 2013 silam dan baru saja menghirup udara bebas pada bulan November 2025 lalu.
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, didampingi Kasat Reskrim AKP Imam Satriawan dan Humas Polres Basel Iptu Mardian mengatakan penangkapan residivis ini penuh dengan ketegangan karena pelaku melawan petugas.
“Saat dihentikan dan dilakukan interogasi awal di lokasi, tersangka Jaka alias Rodex ini tiba-tiba mencoba melarikan diri. Tidak hanya itu, ia melakukan perlawanan sangat membahayakan petugas dengan mencabut satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver warna silver,”kata dia.
Disampaikannya peristiwa itu terjadi saat tim gabungan melakukan penyelidikan di lapangan terkait informasi maraknya peredaran gelap narkotika di wilayah Desa Malik sejak pukul 19.00 WIB.
”Setelah beberapa jam melakukan pengintaian dan pembuntutan, sekira pukul 22.00 WIB petugas langsung mengadang sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai oleh Jaka alias Rodex bersama seorang rekannya bernama Febi Septean Bakti,”katanya.
Menurut Agus saat ini terus memburu dan menyelidiki dan mengembangkan asal usul kepemilikan senjata api itu.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Kasus ini akan terus kami kembangkan, terutama untuk memburu dari mana tersangka ini berhasil mendapatkan senjata api rakitan tersebut. Saat ini Jaka sudah resmi ditahan ke sel tahanan,”ujarnya.
Ia mengatakan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di mapolres Bangka Selatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Residivis ini dijerat dengan Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana tanpa hak memiliki, menyimpan, membawa, atau menguasai senjata api,”ungkapnya. (Tim Mr).






