PEKANBARU,MERCUSUAR.NET,-Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, menyoroti isu pertambangan ilegal di Provinsi Riau. Hal itu disampaikan Jumhur saat melakukan kunjungan kerja pertama ke Polda Riau setelah dilantik menjadi menteri, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, penting membedakan antara pelaku di lapangan dengan aktor utama dalam rantai ekonomi ilegal. “Penambang-penambang itu memang tidak baik. Tapi, yang pasti jahat itu biasanya penampung-penampungnya entah dari mana. Yang menambang orang-orang lokal dan pendapatan secukupnya,” kata Jumhur saat memberikan pengarahan di Mapolda Riau yang diikuti Kompas.com, Senin.
Ia mendorong izin usaha pertambangan rakyat agar segera keluar supaya ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat. “Mudah-mudahan izin segera keluar. Jadi, prosesnya harus betul-betul baik dan memenuhi standar-standar lingkungan. Akhirnya penambangnya berpenghasilan yang lebih dan Riau secara umum masyarakatnya lebih sejahtera,” tutur Jumhur.
Untuk diketahui, beberapa daerah di Riau terdapat tambang emas ilegal. Salah satu tambang emas ilegal ialah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Meski sudah sering dilakukan penertiban oleh polisi dan membakar rakit tambang, masih banyak yang bermunculan. Pelaku tidak hanya mencari emas di sungai, tetapi juga ada yang di daratan.
Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/05/05/054010678/sorot-tambang-ilegal-di-riau-menteri-jumhur-yang-pasti-jahat-itu-biasanya.





